Tikungan Tanpa Ujung
Jalan setapak berkerikil di taman apartemen itu tampak tenang dan biasa saja bagi siapa pun yang melintas. Namun, para penghuni gedung bertingkat di sebelahnya tahu ada satu aturan tak tertulis yang selalu mereka taati: jangan pernah menyusuri tikungan jalan itu tepat pada pukul 09.01 pagi.
Kenji, seorang mahasiswa yang baru saja pindah ke kompleks apartemen tersebut, tidak tahu-menahu soal rumor itu. Pagi itu, saat langit diselimuti awan mendung tipis, ia memutuskan berjalan santai melewati taman menuju stasiun. Suasana sangat hening, begitu hening hingga ia tidak bisa mendengar deru mesin kota atau kicauan burung satu pun.
Saat langkahnya tiba di lekukan jalan berkerikil dekat barisan pepohonan dan tiang-tiang kayu pembatas, waktu seolah berhenti. Kenji melirik jam tangannya—pukul 09.01.
Seketika, ia merasa tanah berkerikil yang diinjaknya melunak. Pepohonan yang tadinya berdiri tegak seperti diam-diam bergeser beberapa inci setiap kali ia memalingkan mata. Kenji menoleh ke arah gedung apartemen. Seluruh jendela gedung itu yang tadinya penuh dengan aktivitas penghuni, kini mendadak kosong dan dicat hitam pekat. Lebih anehnya lagi, bayangan pepohonan di atas tanah tidak mengarah membelakangi cahaya, melainkan menekuk memutar, mengarah tepat ke posisinya berdiri.
Saat Kenji mencoba berbalik untuk berlari, ia menyadari jalan setapak yang baru saja ia lewati telah menghilang. Tikungan di depannya kini berulang terus-menerus tanpa ujung, menciptakan lingkaran tak bertepi di antara rimbunnya dedaunan taman.
Ia melangkah maju dengan gemetar, dan di belokan berikutnya, ia menemukan sesuatu yang membuat tenggorokannya tercekat: sebuah kamera tua tergeletak di atas batu. Di layarnya, terlihat foto jalan taman yang kosong sama persis dengan yang sedang ia lihat. Namun, ketika ia mengamati lebih dekat, di balik pepohonan taman itu, tampak puluhan sosok samar tanpa wajah sedang berdiri diam, menatap lurus ke arah si pemotong jalan... dan salah satu dari sosok samar itu mengenakan pakaian yang sama persis dengan yang dipakai Kenji hari itu.
Dibantu oleh https://gemini.google.com/.
Lihat juga:
- Dengan menghilangkan downvote, Blurt memastikan pengguna diberi penghargaan berdasarkan konsensus positif, bukan melalui hukuman para whales. Silakan bergabung melalui tautan ini atau tautan ini dengan kode undangan "puncakbukit".
- 🌀 SteemTwist — Steem with a Twist
- 🧬 Introducing SteemBiota — Raise, Breed & Evolve Creatures on the Steem Blockchain!
- 🎮 Reversteem — Play Reversi on the Steem Blockchain!
- @steem.amal: Amal Di Ujung Jari Anda
- Maximize curation rewards: follow our trail! Maksimalkan reward kurasi: ikuti trail kami! トレイルをフォローし、キユレーション報酬を最大化!

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Masih aktif di steemit setelah sekian lama? Wow