Penjaga Sungai Kuno

in #indonesia • 2 days ago

5% dari rewards posting ini adalah untuk @steem.amal

1000136795.jpg
(Efek oleh DeepArtEffects)

Di sudut sebuah kota yang tampak tenang, terdapat sebuah taman dengan parit berbatu yang selalu kering. Warga setempat menganggapnya sebagai bagian dari dekorasi taman kota biasa, tanpa pernah menyadari ada sesuatu yang sangat aneh di sana. Di latar belakang, berdiri sebuah gedung tinggi tempat di mana seorang pria bernama Kenji bekerja sebagai peneliti sejarah lokal.

Suatu hari, saat Kenji berjalan melintasi jalan setapak berpagar di samping parit berbatu tersebut, ia menyadari sesuatu yang janggal. Batu-batu besar yang tersebar di sepanjang dasar sungai kering itu tidak pernah berada di posisi yang sama dua hari berturut-turut. Awalnya, ia mengira ada pekerja kota yang memindahkannya, tetapi susunan batu itu terlalu acak dan berat untuk dipindahkan secara manual setiap malam.

Rasa penasaran mendorong Kenji untuk mengamati parit itu setelah jam kerja. Ketika matahari mulai terbenam dan bayangan pepohonan memanjang, suasana di sekitar parit kering berubah menjadi sangat sunyi. Tiba-tiba, suara gesekan batu yang berat bergema di udara. Kenji terpaku di balik pohon. Ia menyaksikan dengan matanya sendiri bagaimana batu-batu di parit itu bergerak pelan, seolah-olah berenang di atas permukaan jalan setapak yang keras.

Batu-batu itu membentuk sebuah pola melingkar, seakan-akan sedang menunggu sesuatu. Kenji mendekat dan menyentuh salah satu batu. Permukaannya tidak dingin seperti batu biasa, melainkan hangat dan memiliki denyut seperti nadi manusia. Tiba-tiba, Kenji mendengar suara bisikan bergetar dari bawah tanah, menyuarakan nama-nama sungai kuno yang telah ditimbun beton puluhan tahun lalu demi pembangunan gedung-gedung modern.

Parit berbatu ini bukanlah sekadar hiasan taman, melainkan "makam" bagi aliran air yang telah dilupakan. Batu-batu tersebut adalah penjaga ingatan air yang terus bergerak mencari alirannya yang hilang di bawah bayang-bayang gedung itu. Sejak hari itu, setiap kali Kenji melewati taman tersebut pada pagi hari, ia selalu tersenyum tipis, mengetahui rahasia tersembunyi di balik keheningan batu-batu kering yang tampak tak bergerak itu.

Dibantu oleh https://gemini.google.com/.

Lihat juga:

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.