Aliran di Bawah Batu

in #indonesia • 8 days ago

5% dari rewards posting ini adalah untuk @steem.amal

1000134163.jpg
(Efek oleh DeepArtEffects)

Taman kota itu tampak biasa saja bagi siapapun yang melewatinya. Barisan pohon rindang menaungi jalan setapak, sementara di sisi lainnya berdiri apartemen bertingkat yang selalu tampak tenang. Namun, ada satu hal aneh yang jarang disadari warga sekitar: dasar sungai berbatu yang meliuk di tengah taman itu selalu kering kerontang.

Tidak ada satu tetes air pun yang pernah mengalir di sana, bahkan saat hujan deras mengguyur kota.

Ren, seorang pemuda yang tinggal di apartemen lantai lima, sering memperhatikan taman itu dari jendelanya. Setiap kali ia berjalan melintasi batu-batu hitam yang berserakan di parit kering tersebut, ia merasakan getaran halus di telapak kakinya. Rumput-rumput liar yang tumbuh di sela batu seolah selalu membengkok ke arah yang sama, menunjuk ke titik tengah yang gelap.

Suatu sore menjelang matahari terbenam, suasana taman mendadak menjadi sangat sunyi. Kebisingan lalu lintas hilang, dan angin berhenti berhembus. Saat Ren melangkah mendekati deretan batu besar di garis terdepan, ia mendengar suara sayup-sayup—bukan suara aliran air, melainkan suara bisikan riuh yang berasal dari bawah tanah.

Sambil menahan napas, Ren berjongkok dan menyentuh batu hitam terbesar di dekatnya. Seketika, bayangan batu-batu itu di tanah mulai memanjang dan bergoyang sendiri, seolah-olah air yang tak kasat mata sedang mengalir deras menabraknya. Di dalam pantulan bayangan air gaib itu, ia melihat sosok-sosok tanpa wajah bersantai di tepi sungai yang tak terlihat, menatap lurus ke arahnya.

Kaget, Ren melangkah mundur hingga terjatuh. Begitu matanya berkedip, suasana kembali normal. Burung-burung kembali berkicau, dan jalanan apartemen di seberang kembali bising.

Sejak hari itu, Ren sadar bahwa parit kering di taman tersebut bukanlah bekas aliran sungai yang mati. Batu-batu itu adalah bendungan penahan untuk jalan aliran "dunia lain" yang terus mengalir tepat di bawah telapak kaki orang-orang yang melintas tanpa curiga.

Dibantu oleh https://gemini.google.com/.

Lihat juga:

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.