The Diary Game, Sabtu 5 September 2026. Merayakan Maulid Arbain

in Steem SEAyesterday

WhatsApp Image 2026-09-14 at 20.18.38.jpeg


‎السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Pagi-pagi sekali saya Bersiap menuju ke pajak pagi Samakurok, disana biasanya bermacam sayur di jual dengan harga grosir, kami pagi ini membutuhkan banyak cabe-cabean dan juga sayur, insya Allah nanti malam kami akan mengadakan pembacaan maulid ad Diyaul lamik dalam rangka memuliakan Rasulullah Muhammad SAW.
Suasana pasar benar-benar sibuk, kayak daerah perkotaan besar, semua sibuk mencari kebutuhan masing-masing, pun saya, sibuk memenuhi belanjaan yang tertulis di bon pada tangan kanan saya, akhirnya jam 8.00 saya tiba di rumah dengan penuh rasa lega, tidak terasa lagi lamanya mengantri di pasar.
Jam 9.00 ayama pesanan kami juga sampai bersamaan dengan udang dari Tengku Muhammad, kami pun segera mengeksekusi semua belanjaan, ada mak yani, kak murni, wak sani, Tengku Hasbi, Tengku Muhammad dan saya, kami berenam langsung memnagi tugas membereskan semua belanjaan.
Jam 10.00 jamaah pengajian kami juga tiba membawa tenda, mereka dengan cekatan memasang tenda tempat kami membaca selawat nannti malam.
Jam 12.30 kami makan siang Bersama, ada menu “kuah pliek engkot mujayed” yummiii, enak tenan, masakan wak sani yang sudah terkenal seantero putoh sa.
Selesai salat duhur kami Kembali bekerja, memasak “bu minyeuk” ala Pereulak olahan bunda Marni, jam 4 sore kami mulai membungkus dalam kotak nasi, kebetulan jamaah kami ada yang bekerja di MBG, jai dalam sekejap proses bungkus membungkus selesai dengan rapi.
Menjelang sore tim Hadrah Baalawi datang untuk memasang alat sound system, mereka dengan cekatan mulai memasang, mengatur posisi speaker, posisi tim hadrah, posisi habib yang membaca selawat.
Jam 6.40 kami salat magrib Bersama, membaca tahlil dan samadiah kepada semua guru-guru dan orang tua kami yang telah tiada, selesai semua kami salat isya berjamaah.
Jam 8.30 jamaah zikir baalawi datang dengan rombongan mereka, kami segera menyambutnya, mempersilakan tempat duduk special untuk tetamu mulia kami, acara pun segera kami mulai.
Alunan selawat membahana memecah malam, menyambut berkah dari yang Maha Kuasa dan Maha Kasih sayang, tidak terasa jam 11.00 datang dengan terlalu cepat, kami pun menutup acara kami dengan doa, kami membagikan nasi berkat, Sebagian jamaah langsung pamit pulang, Sebagian lagi menikmati nasi berkat Bersama-sama kami.
Jam 1.00 kami anggota jamaah baru selesai beberes semua sisa acara tadi, Bersiap istirahat dengan perasaan penuh Bahagia. Semoga Ridha Allah kami dapatkan seperti yang kami harapkan, aaamiiin.

WhatsApp Image 2026-09-14 at 20.18.39.jpeg

WhatsApp Image 2026-09-14 at 20.18.40.jpeg

Sort:  
 18 hours ago 

Hi sir @steemitcountry 👋
Thank you for sharing your meaningful story, especially since it details the preparations and celebrations for Maulid Arbain with the congregation. This post provides a comprehensive overview, starting from shopping and preparing food, all the way through to the evening prayers and devotional recitations.

Not only is the post meaningful, but it’s also accompanied by several photos. However, it would be better if each photo were accompanied by a brief and clear caption to make it easier to understand. In addition, I noticed that some very long sentences weren’t broken into separate paragraphs, and there were spelling errors and capitalization issues that could be corrected to make the post neater and more comfortable to read.

#s34improvement

 18 hours ago 

Steem Improvers team.gif